Search This Blog


Trilogi Schoolaholic Princess: The Miracle Boys, Romansa Singapura, Simfoni Cinta
Lilypie Next Birthday Ticker

Thursday, July 8, 2010

Mengapa Yunisa "trauma" dijahati orang yang blm pernah ketemu

Tribute to Zeverina Retno, almarhumah pendiri KoKi, dari Kolom Kita - rubrik kecil di http://www.kompas.com/, terus dibikinin "rumah" community.kompas.com, terus diusir ke rumah sementara (beberapa bulan), sampai sekarang KoKi bekerja sama dengan Detik.

Zeverina itu orangnya baikkkk banget. KoKi jadul, zaman masih "rumah kecil" adalah salah satu hiburanku, membaca pengalaman orang2 Indonesia seantero dunia (ada 166 negara terakhir diumumkan). Nah, kebanyakan yang menulis di KoKi jadul juga senior-senior dengan pengalaman berjibun - Sarimin-san, Harry Lukman, Ki Ageng Similikithi, Janto Marzuki, Djoko Paisan, Juwita Setiono - to name a few. Nah, aku sempat berkorespondensi (lewat e-mail) dengan beberapa, khususnya Ki Ageng yang juga saya coba pacu agar terus menyelesaikan naskah novelnya. Silakan diklik dua blog beliau tsb. Kami sempat kopi darat dua kali sewaktu beliau tugas memberi seminar di Sg dan ngobrol berjam-jam, asyik banget.

Masalahnya, karena yang sering kontak2 denganku itu SEMUANYA BAIK BANGET, aku tidak menyangka kalau ada juga di KoKi yang tidak baik. Insiden ini sudah lama berlalu sih, tapi aku kaget juga karena pas lunch, buka KoKi, eh kok rame banget, (mataku langsung tertuju pada) Ki Ageng yang biasa komentarnya adem ayem jadi terasa sedikit "sewot" - dan membelaku - yang tidak ada angin, tidak ada hujan, tau2 dimaki2 sama orang tersebut. It goes something like this: Yunisa mau nulis 50 novel, 100 novel, ya terserah dia. Ide menulis juga idenya sendiri. Kalau Anda tidak suka ya tidak perlu membaca. Salam damai.

Setelah scroll up banyak banget (ternyata serangan sudah dimulai dari jam 5-6 pagi gitu), memang si KoKier yang aneh ini tau2 mengeluarkan kata2 tidak pantas berkali-kali di Greetings yang tanpa login.
Begitu moderator masuk, dia bingung, dan akhirnya memutuskan bahwa Greetings akan diberi login juga.

Yang menjadi pertanyaan Yunisa (sampai saat ini) adalah: kok bisa ya, kenal (dalam artian pernah menyapa secara online) aja tidak, kok tau2 misuh2 gak keruan kayak gitu? Senggol menyenggol aja tidak pernah. Secara matematika, himpunan saling asing, dalam semesta KoKi. Pokoknya geger besar KoKi waktu itu karena Yunisa bukan satu2nya korban!!! Sampai ada penalti ID login orang tersebut dihapus oleh tim IT Kompas segala. Ckckck.

Nah, di Goodreads kok sekarang kesannya rada2 mirip kekacauan di KoKi, komentar makin OOT, malah banyak buat janjian makan dsb. Kalau resensi buku itu, terus terang, aku mengharap yang "fit and proper" dalam artian ada saran perbaikan dan analisis menyeluruh (seperti rumus pelajaran mengarang dulu: plot, penokohan, setting, etc.), bukan melulu soal cover aja, misalnya. Seperti yang kubilang ke Ijul, aku mau daftar typo yang dia temukan buat kugabung sama daftar temuan pribadi dan daftar dari Tante Jo. I appreciate komentar jujur Ijul: mungkin dia lagi nggak dapet "feel"-nya MD. (Pertanyaanku, apa karena dia cowok ya? hehe, soalnya so far dari statistik, yang ngaku bisa merasakan apa yang dialami Maroon semuanya cewek).

Back to KoKi, sejak insiden tidak enak itu, aku nanya ke para senior pas ketemuan, kok bisa gitu sih? Aku kan nggak pernah nakali orang itu? Mereka menjawab, itulah hidup. Banyak orang yang tidak baik juga. Bersyukurlah kalau kamu dikelilingi orang2 baik. Bahasa Jawa: cedak kebo, gupak (dekat kerbau, bisa kena kotorannya). Jadi lebih baik, jagalah pergaulanmu, begitu pesan para sesepuh KoKi kepada Yunisa.

Jadilah, mohon maaf, aku malas komentar lagi di Goodreads. Malah bisa digebuki editorku nanti. Dia dari pertama udah bilang gak suka Goodreads.

Goodbye, Zeverina. Terima kasih atas KoKi dan persahabatan yang ada. Ternyata tidak hanya di KoKi ya yang ricuh, di mana-mana juga. Tapi dari yang ricuh juga banyak yang baik kok. And I will stick with them.

1 comment:

Azif Rayani said...

Banyak hal yang terjadi didunia ini terutamanya di Indonesia tercinta ini, kita selalu bersimpati dengan orang yang kita tidak pernah berjumpa, apalagi orang tersebut sama sekali tidak mengenal kita.
itulah FITRAH awal manusia diciptakan Oleh ALLAH SWT.
Manusia akan saling mengenal dan bersimpati jika dianya adalah orang yang ikhlas, baik dan senantiasa selalu ingin berbuat baik.
Persahabatan yang senantiasa terjalin diantara kokier's adalah kenangan yang tak terlupakan sepeninggal ZEVERINA.
Selamat jalan mamak Z yang selalu baik dihatiku.

kembangjambu
samarinda

...........................................................................................
Memory & Destiny Hak cipta © 2010-2012 oleh Yunisa. Hak cipta dilindungi oleh Undang-Undang.

Copyright © 2010-2012 by Yunisa. All rights reserved.
...........................................................................................