Soal pengusiran arwah
Aku nggak tau itu FTV. Tapi dari background-ku, kalau "mengusir arwah" itu pasti dilakukan dalam semua ritual yang diketahui oleh keluarga itu agar tidak nanggung. Di sini aku cuma pake tiga jenis kok: Romo Katolik, feng-shui master, sama dukun. Ya, siapa tau salah satu cara ada yang berhasil?
Yang jelas aku memang secara pribadi agak sentimen sama feng shui master dengan ba-gua = sarang laba2. For me, aku masih nggak bisa melogika itungannya. (Mohon maaf teman2 yang cinta mati sama feng-shui, termasuk feng-shui seragam bola!)
Aku tau pasti ritual Katolik (sekolah dari TK-SMA) dengan pencipratan air suci.
Dukun - sebagai orang Jateng mah, ini topik perklenikan harian :D Satu dukun tidak cukup.Ada Mbah A, Mbah B, Ki Y, Ki Z. Kurasa gak cuma di Jateng deh, overall di Indonesia, jasa mistis masih laris.
Yang jelas aku memang secara pribadi agak sentimen sama feng shui master dengan ba-gua = sarang laba2. For me, aku masih nggak bisa melogika itungannya. (Mohon maaf teman2 yang cinta mati sama feng-shui, termasuk feng-shui seragam bola!)
Aku tau pasti ritual Katolik (sekolah dari TK-SMA) dengan pencipratan air suci.
Dukun - sebagai orang Jateng mah, ini topik perklenikan harian :D Satu dukun tidak cukup.Ada Mbah A, Mbah B, Ki Y, Ki Z. Kurasa gak cuma di Jateng deh, overall di Indonesia, jasa mistis masih laris.
Sosok Donald juga mirip dengan Elizabeth yang diperankan oleh Reese, yang keduanya adalah ‘jiwa-kelana’ dari seseorang yang sedang koma, sama-sama berprofesi sebagai dokter, serta mengalami jenis kecelakaan yang sama, astaga!
Yunisa memang terobsesi pada profesi dokter (cita2 masa kecil, semua novel pasti ada tokoh dokternya deh: Dr Toru Toshiyuki, Dr Marwan & Dr Sydney; Dr Phil & Dr Nana, sekarang Dr Don & Dr Maroon. I will stop creating doctors characters (at least, cuma jadi tokoh sambil lalu aja) mulai beberapa novel yang baru didraf.
Secara detail, kecelakaan si Elizabeth beda dengan Donald dalam artian si Donald lebih tragis, kehilangan calon istri dan sahabat sekaligus pada hari H pernikahan, karena kesalahan supir (si sahabat) menabrak. Nah kalau si Elizabeth kan dia ditabrak.
Aku sempat memikirkan beberapa kemungkinan untuk "mencabut arwah" Donald:
-sakit keras (tidak logis, dokter muda, baru 25, kok sampai sakit sekarat)
-kecelakaan pesawat (akhirnya kupakai buat OD) - secara statistik, jumlah dan kemungkinan terjadinya kecelakaan fatal lebih tinggi di darat ketimbang di udara.
Aku sempat memikirkan beberapa kemungkinan untuk "mencabut arwah" Donald:
-sakit keras (tidak logis, dokter muda, baru 25, kok sampai sakit sekarat)
-kecelakaan pesawat (akhirnya kupakai buat OD) - secara statistik, jumlah dan kemungkinan terjadinya kecelakaan fatal lebih tinggi di darat ketimbang di udara.
(hlm: 48) semua bully di kelasku menjadi tidak berkutik…bukankah seharusnya yang tidak berkutik itu ‘pelaku’ bully, bukan bully-nya.
Bully itu si penindas, ini definisinya: a blustering, quarrelsome, overbearing person who habitually badgers and intimidates smaller or weaker people. Jadi para penindas memang dibuat tidak berkutik oleh Sharon yang super.
(hlm: 73-74) entahlah, saya masih tidak bisa menerima seorang profesor salah memberikan resep.
Actually, it happened to me :P BTW, itu Prof Lee gak salah obat, cuma kasih dosis anak2 karena ingetnya Maroon masih kecil. Bagusnya di Sg itu, semua serba kerja tim. Jadi apoteker juga bertanggung jawab cross check resep yang ditulis dokter2. (Kapan ya proses ini diterapkan di Indo?)
Misal istilah lebay yang sekarang sedang nge-trend ternyata oleh penulis masih dianggap sebuah trend di tahun 2015.
-orang2 Indo berusia 45 ke atas (termasuk manula/lansia) terutama yang lingkungan / pekerjaannya serius (misal: profesi pengajar, diplomat, dsb) dan pastinya jarang nonton sinetron, bacaannya semua "baku"
-mayoritas orang Indo (tak pandang usia) yang tinggal di LN
Dua golongan ini tidak akrab dengan kata2 seperti lebay, alay, cogan, curcol, kek = kayak, worthed (maksudnya worth it?) dsb. (Yunisa dkk termasuk golongan di atas). Kami nggak mudeng dan bengong sewaktu kita menemukan kata2 tersebut di bacaan. Aku bahkan sampai "kursus" ke adik bungsu dan teman2nya.
Jadi tidak aneh jika Maroon menganggap Donald hebat, karena Donald mengenal kata "lebay" padahal ibunya baru saja belajar. Ingat, Grace berprofesi guru kursus matematika -(OOT, Grace kumodel dari BJ - guru math SMP yang masih terukir di memoriku :D).
-mayoritas orang Indo (tak pandang usia) yang tinggal di LN
Dua golongan ini tidak akrab dengan kata2 seperti lebay, alay, cogan, curcol, kek = kayak, worthed (maksudnya worth it?) dsb. (Yunisa dkk termasuk golongan di atas). Kami nggak mudeng dan bengong sewaktu kita menemukan kata2 tersebut di bacaan. Aku bahkan sampai "kursus" ke adik bungsu dan teman2nya.
Jadi tidak aneh jika Maroon menganggap Donald hebat, karena Donald mengenal kata "lebay" padahal ibunya baru saja belajar. Ingat, Grace berprofesi guru kursus matematika -(OOT, Grace kumodel dari BJ - guru math SMP yang masih terukir di memoriku :D).
Gosip-gosip artis juga jadul sekali, misal soal perceraian Britney Spears – Kevin Federline atau tentang salah satu lagunya Jessica Simpson.
Ijul, di MD nggak ada deh gosip soal perceraian Britney. Adanya soal Britney gundul, (pas Maroon dipakaikan wig sama ibunya). Maroon "merujuk" pada Jessica Simpson yang meluncurkan lagu "I Belong to Me" bertepatan dengan waktu Jessica digosipkan dengan banyak pria karena analoginya kan cocok buat menjawab pertanyaan David.
Oh ya berdasarkan riset, memang lagu, bau, atau suasana ada kemungkinan bisa "trigger back" ingatan manusia ke masa lalu. Di sini secara intrinsik, Yunisa ingin memberitahu pembaca bahwa Maroon sampai bela-belain melahap semua info dalam upaya memulihkan (restore) isi otak, termasuk info entertainment - mengingat dia berhasil dengan lagu2 Phantom of the Opera dan lagu2 si Ricky Martin. Soal bau, setiap "membaui" Donald, Maroon teringat bau air hujan - too bad, bau yang segar ini memang dimiliki baik si alm. ayah dan si pacar, jadi dia bingung dan sedih mulu bawaannya.
Oh ya berdasarkan riset, memang lagu, bau, atau suasana ada kemungkinan bisa "trigger back" ingatan manusia ke masa lalu. Di sini secara intrinsik, Yunisa ingin memberitahu pembaca bahwa Maroon sampai bela-belain melahap semua info dalam upaya memulihkan (restore) isi otak, termasuk info entertainment - mengingat dia berhasil dengan lagu2 Phantom of the Opera dan lagu2 si Ricky Martin. Soal bau, setiap "membaui" Donald, Maroon teringat bau air hujan - too bad, bau yang segar ini memang dimiliki baik si alm. ayah dan si pacar, jadi dia bingung dan sedih mulu bawaannya.
Beberapa kali jika tokoh ini muncul, si pembicara selalu menambahi, “sepupu Sharon yang homo."
-- Tokoh Wiro ini nanti akan dijelaskan lebih lanjut sehingga Sharon tidak sentimen lagi. *Maaf, tidak bisa menjelaskan lebih lanjut, nanti dibilang bocoran buat buku selanjutnya.
Deskripsi berulang2 untuk Donald dan David
Kali karena pas nulis, Yunisa lagi terkenang Ricky Martin (sebelum gay hiks hiks hiks). Ya namanya cewek tergila-gila seorang tokoh (sepertinya seluruh keluargaku deh), jadi pembaca yang bukan fans Ricky Martin jadi sebal ya??? :P
Nuansa masa depan...
Hm, dari tahun 2001 sampai 2010 ini, teknologi sehari-hari apa ya yang berubah drastis? Ini yang dikeluhkan teman2 yang berkecimpung di dunia teknologi. Kemajuan teknologi yang kita gunakan sehari-hari dalam 10 tahun terakhir nyaris tidak terasa. Ini amat berbeda dari kemajuan dari tahun 1990 ke 2000, misalnya, dengan adanya Internet. Hello, Silicon Valley, selain upgrade versi, ada terobosan baru lagi gak?
Soal panggilan Olive, Olivia
Keluarga, teman2, kantor, manggil saya: Yun, Yuni, Yunisa. Ini kan mirip Olive-Olivia. Teman2 saya juga tidak bermasalah dengan nama panggilan. Ven-Venny, Rin-Rina, Mag, Magda - Magdalena; An, Andri - Andriani; dst. It's part of the name, anyway.
Mending gunakan satu PoV saja dalam penceritaannya, tidak perlu berganti-ganti PoV
So far, Jemmy juga mengeluhkan mengapa berganti sudut pandang. Apakah kebanyakan cowok tidak suka ganti PoV ya? Soalnya cewek2 yang kusurvei bilang: justru lebih bisa menjiwai adegan tersebut. (Menunggu komentar para pria lain yang katanya bakal baca).
Masalahnya, dari kacamata penceritaan Yunisa, beberapa adegan lebih afdol ditulis dari sudut pandang orang ketiga, sementara yang lain lebih cocok dari si Maroon atau si Donald. (Kecuali adegan terakhir ala India itu si Sharon - itu adegan revisi, baru dibaca adik2 setelah buku terbit, dan mereka bilang itu adegan favorit).



No comments:
Post a Comment