Search This Blog


Trilogi Schoolaholic Princess: The Miracle Boys, Romansa Singapura, Simfoni Cinta
Lilypie Next Birthday Ticker

Thursday, June 24, 2010

Comment from my best friend Annita (4)

My best friend (temen SD) yang sekarang di "Houston, do you hear me? Calling Houston" akhirnya selesai baca juga (disambi ngurus baby Annabelle)... setelah chat banyak di comment ucapan ultah di fb, inilah hasil akhir kesan membaca Memory and Destiny.

Annita Junadi: Non Yunisa.... aku sudah selesai baca novelnya. Well done!!! ceritanya bikin aku penasaran terus, ada beberapa spelling mistakes (sudah gak inget di mana aja :P). I think it'll be better kalau endingnya di-stretch lagi, ini kayanya endingnya rada kesusu hehehe.... Maybe just me tapi I feel ada story line-nya yang ingetin aku ke... Schoolaholic Princess 3. Can't wait to read Obsesion and Dejavu, kapan? :D.

Yunisa: Thanks, Mrs Junadi. Iya, story line mirip Schoolaholic Princess 3 n Sakura Bersemi di Yokohama (masih inget gak?) karena:

1. RUSH ending :D chop, chop. Pengarang udah capek/bosen (draf naskahku ada 20 lebih biar gak bosen), plus ada batas maksimal halaman demi harga buku terjangkau, walau MD ini boleh dipanjangin :)

2. Rumus bikin cerita novel itu kan pada dasarnya si tokoh utama dibuat nggak ketemu2 sama jodohnya. misal si cowok naik eskalator ke atas, si cewek lagi turun (masih teringat iklan telenovela Gadis Pemimpi) LOL.

Setuju, setelah mempelajari rumus2 bikin novel yang baik, ending emang harus dipanjangin (ending MD itu aja udah kupanjangkan atas permintaan 2 editor). Nah Obsesi dan Deja vu (judul bukan English) belum diedit. Perkiraan abis Lebaran - itu kalo editornya chop, chop.

No comments:

...........................................................................................
Memory & Destiny Hak cipta © 2010-2012 oleh Yunisa. Hak cipta dilindungi oleh Undang-Undang.

Copyright © 2010-2012 by Yunisa. All rights reserved.
...........................................................................................