Search This Blog


Trilogi Schoolaholic Princess: The Miracle Boys, Romansa Singapura, Simfoni Cinta
Lilypie Next Birthday Ticker

Monday, May 10, 2010

Ide Memory & Destiny

Ide cerita Memory & Destiny berawal dari seorang eks kolega (dia sudah lama keluar dari kantor hiks). Well, she was one of a very few good colleagues of mine that time - especially when there were only three of us sitting in now-crowded Research area. Singkat cerita, waktu itu dia digodain sama bos bule soal teman khayalan (imaginary friend) yang dia miliki pas dia kecil. She insisted, it is normal for a small kid to have an imaginary best friend.

And then Pak Harry - a world class journalist - another good friend of mine (sekarang dia ada di Jakarta) - shared his experience when he was in London - scholarship of course and worked for BBC (nah, boleh dicatat di sini, teman2 saya, regardless their age, gender and race - have a similar background: a successful Indonesian - with their own effort - bukan nebeng ortu - berjuang dan meraih sukses di negara orang). Pak Harry yang sebenarnya (maaf ya Pakkk... menurutku "sangat penakut" hehehe, peace!) bilang kalau dia itu di London nggak pernah takut sama kuburannya... Terus Yunisa sempat cuti seminggu, mudik ke Yk home sweet home dan astaga naga, sinetron yang lagi ngetren semua soal pocongan, hantu2an dkk.

Lalu ada temen baik yang minjemin VCD film chick flick si Reese Witherspoon yang dokter mati suri itu (Just Like Heaven) mengingat Yunisa sangat sibuk dan tidak sempat nonton bioskop sampai itu film sudah tidak diputar di bioskop.

Weilah --> semua kok hantu2an sih? begitu pikir Yunisa.

Karena Yunisa memang cinta kedokteran (I should have been a doctor if I put a stronger determination and did not fall into "go international" temptation) - Yunisa jadi mencatat banyak pengalaman adik2 untuk masalah pencernaan (gastroenterologi). Thanks to Dr Dede, our family doctor who is a gastroenterologist. Adik-adik dan saya punya banyak gurauan dari nasihat serius yang diberikan dokter :D (untung bagian yang ini tidak kena edit).

Add two and two together, Yunisa menulis naskah MD ini dengan mimpi suatu hari naskah ini akan difilmkan di Hollywood - tentang orang-orang Indonesia yang sukses di negeri orang (diawali dari ayah si Maroon) - Donald, David, dan Maroon sendiri.

No comments:

...........................................................................................
Memory & Destiny Hak cipta © 2010-2012 oleh Yunisa. Hak cipta dilindungi oleh Undang-Undang.

Copyright © 2010-2012 by Yunisa. All rights reserved.
...........................................................................................